Thursday, 3 January 2019

Menjadi IBU??!!

Mengawali rangkaian tulisan ini (semoga bisa tetep bisa nulis ya ke depannya), saya mau cerita bagaimana "keibuan" saya dimulai. Diawali dengan surprised hamil yang luar biasa. Yup, setelah menikah 3 tahun, sudah banyak banget mendapat pertanyaan "kapan-kapan" yang bikin risih itu. Para mom pasti udah tau donk gimana rasanya ditanyain yang itu-itu aja, sementara kita clueless banget jawabannya apa. Lama-lama, pertanyaan mereka kujawab "sebenarnya saya juga punya pertanyaan yang sama, kapan ya Allah akan mempercayakan anak kepada kami?!". :D

Dan saya sama suami menjalani kehidupan yang biasa sajaaa.. ala-ala pasangan mudah ibu kotah, week end kami pacaran, nonton. Dia olahraga, saya nyalon. JANGAN!! Jangan bayangin muka saya mulus. Justru saya dulu rajin nyalon agar jerawat-jerawat bisa hengkang dari muka saya, tapi yang terjadi malah merata semuka. Hahaha.. Insya Allah next time, saya cerita soal ini.

Jadi, kebetulan pekerjaan saya kemarin itu, benar-benar menuntut saya untuk banting tulang mikir keras. Terkadang bahkan sering, saya pulang nyaris midnight. krik-krik-krik.. Udah macem cinderella dah. Suami kebetulan juga dieksploitasi pikirannya sama pekerjaan kantor dia. Jadilah, kami harus membentengi diri dengan olahraga dan makanan yang sehat. Selama berbulan-bulan, kami setiap pagi sarapan buah-buahan. Apa saja, terutama jeruk. Bukan jeruk-jerukan yang mahal, tapi apa aja asal jeruk, kadang jeruk medan, kadang jeruk keprok, kadang jeruk nipis hahaha.. yang terakhir buat minuman dink.

Diantara kerja-kerja itu, saya sama suami kebetulan keracunan sama yang namanya travelling. Kami ngumpulin seribu-dua ribu buat jalan-jalaaaan... Setelah umroh, kami berkesempatan untuk pacaran ke Europe. Sepulang dari Paris, saya belum mens-mens. Jelas aku check donk pipisnya, secara stok test pack saya ada sekotak. Banyak banget ya, sampe sekerdus?! Hahaha, biarin. biar gampang check nya, lagian lebih murah beli banyak daripada satuan. Ndilalah kersane ngalah, Alhamdulillah, hasilnya positif. Meski masih sangat samaaarrrr.... Tapi gapapa, aku udah deg-deg an bahagia banget. Nunjukin ke suami, reaksi dia adalah " ..... paling salah hasilnya, itu kan murahan test pack nya..." dengan muka lempeng. WHATTT?? Sebel banget kaaann.

Akhirnya kami periksa ke dokter kandungan, dan alhamdulillah hasilnya sesuai harapan.. Saya hamil. Dan sesudah itu, seluruh perjalanan hidupku berubah. Prioritasku juga berubah. Demikian juga badanku. :D

pas hamil 8 bulan

Nah, buat pasangan-pasangan yang belum mendapatkan keturunan, tidak usah berkecil hati dan terus tetap semangat. Sini saya bagiin list hal-hal yang saya lakukan, yang mungkin diantaranya, dengan perkenan Allah, membuahkan hasil:
  1. Happy. Udah, pokoknya happy aja. Jalani hidup dengan bahagia. Kita yang menjalani, dan kita yang paling tau apa yang terbaik dan bisa kita lakukan. Tidak usah terlalu dipikir suara-suara penonton hidup kitah. :D
  2. Berdoa dengan sungguh-sungguh.. saya selalu yakin, Allah pasti bakal kasih apa yang menurut Allah baik untuk kami, jika belum dikasih, berarti memang belum waktunya. Lalu saya umroh juga. Salah satu doa utama adalah dapat momongan.
  3. Air Zamzam. Kalo ini adalah salah satu hasil analisa saya. hahaha.. Kan, sebelum minum air zamzam ada doanya tuh, salah satunya mohon agar diberi kesembuhan dan keberkahan. Jadi, saya secara rutin minum air zamzam, sejak umroh, terus berdoa, dan selain diminum, saya basuh-basuhkan diperut. Boleh ditiru, tapi sebenarnya ini ga ada rujukannya..
  4. Liburaaaan Hehehe, as u know, I got pregnant right after back from Europe trip.
  5. Makan buah a loooottt.. Buah apa saja, setiap hari setiap pagi. sekali-kali skip juga ga papa, tapi jangan dibiasain. Jeruk kaya akan vitamin C, bikin badan seger, menendang oksidan, dan alhamdulillah menyehatkan. Saya makan buah rutin ini ada sekitar 5-6bulanan sampai dengan hamil..
  6. Usaha donk!! U know what I meant. :)) Inget-inget tanggalnya, jangan berantem atau besar-besarin masalah yang nggak penting biar kehidupan seks bisa bahagia dan normal. Mood istri dan suami penting untuk itu. Jadi harus saling mendukung, menjaga dan menyayangi ya..


Sudah, sepertinya itu saja. Oh iya, kemarin sebenarnya ada seorang temen yang nyaranin untuk minum obat china apaa gitu. Saya sempet kepikiran mau beli, tapi kelupaan mulu. So,belum dicoba yang itu. Good luck yaa... 


No comments:

Post a comment